Perkuat Literasi Digital, Bunda Indah Mintak KIM Waspadai Penyebar Hoaks

  • Jun 11, 2026
  • Taufur Rohman


Grobogan – Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si. atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengajak seluruh anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran berita hoaks di tengah masyarakat. Bunda Indah menekankan pentingnya peran KIM dalam meningkatkan literasi digital dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Dalam arahannya, Bunda Indah mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat membawa banyak manfaat, namun juga dapat menjadi sarana penyebaran informasi yang belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dan turut menyebarkan informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
"Bijaklah dalam bermedia sosial. Pastikan setiap informasi yang diterima telah dicek kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran berita hoaks yang dapat merugikan banyak pihak," pesan Bunda Indah.
Ia juga berharap KIM mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya memilah informasi, mengenali sumber berita yang terpercaya, serta memanfaatkan media digital untuk hal-hal yang positif dan produktif.
Bunda Indah, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Lumajang periode 2025–2030, dikenal memiliki perhatian besar terhadap penguatan literasi digital di masyarakat.  Melalui peran KIM, diharapkan tercipta masyarakat yang semakin cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
PPID Kabupaten Lumajang 
Pemerintah Desa Grobogan menyambut baik ajakan tersebut dan mengajak seluruh masyarakat Desa Grobogan untuk bersama-sama memerangi hoaks dengan mengedepankan budaya saring sebelum sharing. Dengan demikian, ruang digital dapat menjadi sarana yang sehat untuk memperoleh informasi, mempererat persaudaraan, serta mendukung pembangunan daerah.
Mari menjadi pengguna media sosial yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan bebas dari hoaks.